Ilustrasi: Siswa madrasah di Malang, Jawa Timur, mengejar impian
Ilustrasi: Siswa madrasah di Malang, Jawa Timur, mengejar impian
Ilustrasi: Siswa madrasah di Malang, Jawa Timur, mengejar impian

JAKARTA, PENDIDIKANISLAM.ID – Kementerian Agama melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No 361 tahun 2016 telah mengeluarkan Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah tahun Anggaran 2016. Keputusan Direktur ini beri arahan teknis bagaimana penggunaan dan pelaporan dana BOS untuk madrasah.

Regulasi dalam bentuk petunjuk teknis ini akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program BOS di setiap satker Kementerian Agama pada tahun 2016. Diharapkan setiap penanggungjawab BOS Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dapat mensosialisasikan petunjuk teknis BOS pada Madrasah tahun 2016 yang telah diterbitkan ini, agar pertanggungjawaban pelaksanaannya lebih baik dan akuntabel.

Seperti diketahui, penuntasan program wajib belajar bagi peserta didik merupakan program prioritas pemerintah yang selama ini menjadi salah satu rencana kerja pemerintah, karena masih ada anak masa usia sekolah tidak merasakan pendidikan atau putus sekolah baik itu di madrasah maupun di sekolah umum.

Indikator tersebut dapat dilihat dari sumber data Education Management Information System (EMIS) untuk Angka Partisipasi Kasar (APK) tingkat Madrasah Ibtidaiyah mencapai angka 12,65%, Madrasah Tsanawiyah mencapai angka 23,60% dan Madrasah Aliyah mencapai angka 9,10%.

Melalui program BOS atau Bantuan Operasional Sekolah untuk 48.423 madrasah pada anggaran DIPA Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada tahun 2016, diharapkan dapat meningkatkan APK sebagai cermin meningkatnya layanan mutu pendidikan di Kementerian Agama. Masih banyak yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui program Bantuan Operasional Sekolah pada madrasah agar dapat membantu anak usia sekolah merasakan pendidikan di madrasah.

Tentunya tidak terlepas dari kinerja para penanggungjawab BOS di setiap satuan kerja Kementerian Agama sehingga proses pelaksanaan program BOS pada madrasah dapat terlaksana dengan baik dan optimal.

Anggaran pemerintah yang keluar melalui APBN ini harus dibarengi dengan akuntabilitas dalam pelaksanaannya, sehingga diperlukan regulasi yang dapat dipahami oleh seluruh pelaksana program BOS tersebut.

Adapun yang diatur dalam Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah tahun Anggaran 2016 antara lain: madrasah penerima, organisasi pelaksana, mekanisme alokasi, penyaluran, dan penambilan dana, mekanisme penggunaan (termasuk apa yang tidak diperbolehkan), monitoring dan supervisi, dan mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan. Termasuk formulir-formulir yang dibutuhkan. (Fathuri/Anam)

Klik selengkapnya di sini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here