Ilustrasi foto islam.ru
Ilustrasi foto islam.ru
Ilustrasi foto islam.ru

Ibrahim bin Al-Mahdi adalah adik dari Sultan Harun Ar-Rasyid, khalifah kelima Bani Abbasiyah (170-193 H). Suatu saat pada masa pemerintahan keponakannya, Al-Ma’mun, saat itu Khalifah sedang berdiskusi ilmu dengan para ulama.

“Ya Amiral Mu’minin,” kata Ibrahim, “demi Allah!Di kala remaja aku benar-benar disibukkan dengan puji-pujian para dayang dan pesta-pesta. Kini setelah tua aku disibukkan dengan kesibukan-kesibukkan masa tua dan beban-beban kehidupan, maka aku tidak mempunyai ilmu sedikitpun.”

“Paman!Tidakkah paman sekarang bias menuntut ilmu?” kata Al-Ma’mun.

“Masih patutkah orang semacam aku untuk mencari ilmu, padahal umurku sudah sangat tua?” Tanya Ibrahim

“Tentu saja Paman! Demi Allah! Seandainya Paman meninggal dalam mencari ilmu, itu sangat lebih baik dari pada hidup dalam kepasrahan menerima kebodohan,” jawab Al-Ma’mun. [Fathuri]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here