Dayah Mudi Mesra -
Dayah Mudi Mesra -

[tps_title]Lembaga Pendidikan Islam Ma’hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah Mesjid Raya[/tps_title]

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Komplek Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Komplek Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga.

Salah satu dayah (pesantren) terbesar di Aceh saat ini adalah MUDI Mesra. Nama resminya Lembaga Pendidikan Islam Ma’hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah Mesjid Raya yang lebih dikenal dengan sebutan LPI atau Dayah MUDI Mesra. Santri dan masyarakat senang dayahnya disebut Mesra. Pasalnya, selain satu lokasi dengan Mesjid Raya, kemesraan sang Abu MUDI dalam mengajar selalu menjadi cerita dan kenangan.

Saya bersama tim kecil berkesempatan mengunjungi sekaligus berburu kemesraan di MUDI Mesra. Perjalanan darat di malam hari selama empat jam dari Banda Aceh hingga lokasi hendak mengikuti pengajian kitab kuning usai Shubuh. Kepala Seksi Pembinaan Kurikulum Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Provinsi Aceh M Badaruddin yang mengawal sangat senang dan bersemangat.

Kemesraan dan kesyahduan mulai terasa ketika mobil kami sampai di halaman pesantren. Jam menunjukkan pukul 02.00 dini hari ketika ribuan santri memenuhi mesjid untuk ber-saharul layaaali. Beberapa santri senior tampak tersenyum ramah menyambut kami yang sipit menahan kantuk.

2 COMMENTS

  1. Salah satu dayah (pesantren) terbesar di Aceh saat ini adalah MUDI Mesra. Nama resminya Lembaga Pendidikan Islam Ma’hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah Mesjid Raya yang lebih dikenal dengan sebutan LPI atau Dayah MUDI Mesra. Santri dan masyarakat senang dayahnya disebut Mesra. Pasalnya, selain satu lokasi dengan Mesjid Raya, kemesraan sang Abu MUDI dalam mengajar selalu menjadi cerita dan kenangan.

  2. Menurut sejarah, Dayah MUDI Mesra telah didirikan seiring pembangunan Mesjid Raya yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Sultan Iskandar Muda (1607-1636 M). Dayah ini berlokasi di Desa Mideun Jok, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Pimpinan pertama dayah ini bernama Faqeh Abdul Ghani. Sayangnya, khazanah ini tidak tercatat berapa lama ia memimpin dayah, dan siapa pula penggantinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here