Padat Aktivitas

Kegiatan rutin santri dimulai dari pukul 03.30 dini hari. Semua santri berkumpul untuk sholat subuh, taklim, lalu mendengarkan kultum. Dilanjut pukul 05.15-06.30 sarapan bersama sembari persiapan sebelum berangkat sekolah.

Mulai pukul 15.35 hingga 17.00 ,ma’had memiliki kegiatan mandiri, ekstrakurikuler dan pembangunan karakter (character building). Hal ini berlanjut pada pukul 17.30-19.00 sholat Maghrib berjama’ah, Ta’lim dan sholat Isya. Kemudian, pukul 19.45 para santri mendapatkan tutorial dalam bidangnya dan belajar bimbingan sesuai minat dan bakat. Kemudian istirahat hingga bangun lagi untuk qiyamullail (sholat Tahajud dan amalan malam lainnya).

BRI Peduli MAN 3 Malang
MAN 3 Malang Terima Hadiah dari Bank Rakyat Indonesia

Binti menuturkan, untuk siswa yang masih asing dengan sistem pesantren tidak perlu khawatir karena Ma’had Al-Qalam memberikan orientasi bagi para siswa baru. “Karena sekarang pembelajaran di ma’had pun ada kelas-kelas sesuai dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki siswa. Dan ini tentu akan sangat membantu proses pembelajaran mereka,” jelasnya.

Salah satu siswi yang merasa beruntung mengenyam pendidikan pesantren di Ma’had Al-Qalam adalah Nabilah Rohadatul ‘Aisy, pemegang medali emas tingkat nasional dalam Olimpiade Kimia.

Nabila, sapaan akrabnya, mengaku sangat terlayani dengan baik segala bakat dan minatnya. “Di Ma’had saya bisa menemukan teman belajar. Bimbingan rutin bisa saya lakukan setiap harinya. Ilmu agama yang sebelumnya hanya saya tahu sebagai rutinitas saja, kelak saya ingin jadi penda’i dan peneliti dalam sains,” tutur Nabila. (Red: Musthofa Asrori)

Sumber: NU Online (Sabtu, 21 November 2015)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here