Dalam setiap lembaran buku ini, kita akan menemukan jawaban dari penyebab negara-negara miskin. Penyebab yang paling mencolok karena dikuasai oleh kaum elite yang mengorganisir masyarakat demi keuntungan kelompoknya sendiri namun mengorbankan rakyat. Kekuatan politik terkonsentrasi pada segelintir orang dan hanya dimanfaatkan untuk mengeruk kemakmuran bagi para pemangku kekuasaan. Mengenai hal ini, Robinson mengulas cukup tuntas tentang kisah pilu rakyat Mesir, disparitas Nogales di Arizona dan Nogales di Mexico, kolapsnya negara adidaya Uni Soviet, hingga berkembangnya negara-negara kaya seperti Amerika dan Inggris. Negara-negara seperti Inggris dan Amerika Serikat bisa menjadi makmur dan kaya karena rakyatnya bangkit menggulingkan kelompok elite yang menggenggam kekuasaan, lalu menciptakan sebuah masyarakat berkeadilan dengan hak-hak politik yang merata bagi segenap warga.

Yang menarik dari temuan buku ini adalah takdir kehidupan sebuah bangsa sejatinya bertali-temali dalam rangkaian kekuasaan yang akan menuai dua kemungkinan: kemakmuran atau kemiskinan. Untuk menuju kemakmuran, negara harus lolos dari jeratan kemiskinan dalam rangka meraih institusi ekonomi yang kuat. Negara juga harus mempunyai sistem dari institusi politik yang terbuka untuk memungkinkan semua rakyatnya berkompetisi mendapatkan suara-suara politiknya. Selain itu, negara harus hadir bukan dalam wajah represif namun merangkul segala hal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here